Bahkan istriku tak lagi mampu berteriak, mungkin karena sudah terlalu lemas. Vidio XNXX Ya nanti aku terapi lagi …”, kataku iseng.“Ampun deh! Ia sempat kaget, tapi langsung tersenyum begitu melihatku.“Dah pulang, Mas.?” tanyanya.“Iya. Jariku pun tak tinggal diam. aku mau liat”, pintanya.Pelan-pelan kucabut lagi batangku dari liang vegy Putri dan aku duduk bersandar di dinding tempat tidur. Ia tak kalah gembira menerima kabar dariku.“Habis itu naik gaji dong, Mas?”, celetuk Putri. Akan halnya terapi yang kujalani tak kuceritakan pada Putri, karena kuanggap tak penting dan hanya sekedar iseng untuk mengobati stres saja. Tapi bagiku itu tak masalah, karena itung-itung ikut meringankan tugasnya. Aku cerita tentang kejadian menggelikan saat training, sedangkan Putri cerita tentang kelucuan-kelucuan anak kami. Aku enjoy saja melakukannya, itung-itung untuk menghilangkan stres dan




















