Hanya saja, aku mendapati bahwa kami sudah diselimuti oleh selimut. Emi terlihat sangat dewasa dengan penampilan itu.Kami bermain voli pantai satu lawan tiga, aku sendiri dan mereka bertiga. Kemungkinan kami akan terus disana, berleha-leha menikmati fasilitas hotel dan private pool. Aku memasang posisi berbaring, sehingga sekarang aku dibawah, dan Emi diatasku. Boleh?” Tanyaku.“Ini khusus untuk bapak malam ini. Baru kali ini aku melihat bahwa Emi memiliki kaki yang sangat indah. gaakk kuaatt..” Desah Emi.Aku menggenjot selangkangannya semakin cepat, hingga akhirnya kurasakan perubahan pada tubuhnya. Begitu kulirik kesamping untuk memastikan apakah ia sudah tidur atau belum, ternyata ia pun masih melek, dan seolah sedang memikirkan sesuatu.



















