Ia berjalan sambil melamun sepanjang lorong hotel itu.3 Februari 2015Cantika menggengam erat bukti setoran yang baru saja ia terima kembali dari teller bank tempat ia menyetorkan uang kerugian perusahaan milik Pramono sesuai dengan petunjuk dari Pramono ketika Cantika menghubunginya tadi pagi. Sudah begitu lama ia menunggu untuk bisa bercinta dengan Cantika, yang sangat menjaga kehormatan dirinya. Sesosok laki-laki keluar. Ia bangkit mengunci pintu ruangannya dan kemudian menarik turun semua tirai yang ada di ruangan itu. Ciuman. Baju itu pun menyusul tas Cantika jatuh ke lantai. Ferdi membalik tubuh Cantika, membuka kakinya dan memasukan kontolnya. Lo liat aja kondisi lo sendiri. Ciuman. Lo punya jaminan apa?”Cantika hanya bisa terdiam. Gadis itu merintih. Air mata mengalir. I love you babe.”Cantika mengerang merasakan memek dibuka oleh




















