Atau maugunting? Bokeb Membuka celanaku danbajuku lalu gantung di kapstok. Kadangkadangketimun. kataku sambil menancapkan Junioramblas seluruhnya.Si Nina, yang tadi. Duduk di tepi dipan. kataku makin berani.Kemudian aku merangkulnya lagi, menyiuminya lagi. Tapi belum tersentuh kepala juniorku.Sekali. Wajahku mulai panas. Tapi eh.., seorang penumpang pakaikaos oblong, mati aku. Jari tangan mulai dingin. Atau apalah? Wanita muda itu mengikuti di belakang.Kemudian menyerahkan celana pantai.Mbak Wien, pasien menunggu, katanya.Majalah lagi, ah tidak aku harus bicara padanya. Aku menggelepar.Sst..! Lalu pijitan turun ke bawah. katanya.Halo..? Aku hanya ditinggali handuk kecil hangat. Sampai ia selesai mengelap bagianbelakang pahaku dan berdiri. Bibirnya sedang tidak terlalusensual. Akumengikutinya. Tapi mengelapdengan handuk hangat sisasisa cream pijit yang masihmenempel di tubuhku. Aku tersetrum. Tapi belum tersentuh kepala juniorku.Sekali.




















