Pak Jody adalah tukang kebun di rumah itu telah lama bekerja, tidak pernah ia diremehkan oleh majikannya terdahulu, tidak seperti Rudi dan Pratiwi yang sering memandang rendah kepadanya.Kalau dilihat, usia Pak Jody seusia orangtua Rudi yang telah berumur 68 tahun dan Pak Jody adalah juga penduduk asli di daerah itu. Lalu timbullah pikiran jahat di dalam hatinya, padahal ia telah lama berusaha untuk selalu berbuat benar dan lurus. Dengan kasar dan marah-marah, Pratiwi memaki-maki Pak Jody,“Dasar tua bangka, malas, apa saja kerja kamu hah..?” sengit Pratiwi yang disaksikan Rudi dari atas mobilnya.“Maaf Nya, saya tertidur, sekali lagi maafkan saya Nya.” kata Jody memohon.“Cih..” Pratiwi meludahi wajah Jody lalu berlalu.“Kamu tak perlu diberi maaf, kamu kerja saya gaji, masa masih malas..?” sahut Pratiwi berlalu




















