Terdapat rasa rindu di dada untuk memahami lebih lama tentang evolusi kota ini. Saya fobia kena penyakit, kata orang-orang pintar.Tapi perbuatan saya justeru membuat matanya semakin syahdu, liar, nafsu, campur aduk. Aku mulai meremas remas toketnya namun dibiarkan oleh Erna. Aku mulai meremas remas toketnya namun dibiarkan oleh Erna. Hal itu disebutkan oleh Erna sebelum kami bertempur tadi. Jika dipikir-pikir urusan itu laksana mimpi, tapi tersebut kenyataan adanya. Sambil merasakan makanan, saya tidak sedikit diam karena saya takut, jangan-jangan saya dijebak oleh sesuatu yang saya tidak tahu lantas saya diperas, benak tersebut tidak jarang kali menghantui saya. Semakin lama ujung kemaluan saya berdenyut keras, menandakan bakal ada badai dasyat. Mass.. Wah pikirannya sama dengan saya.




















