Ia tahu, percuma saja melawan karena berdasarkan pengalaman semalam kalau melawan mereka hanya akan semakin bernafsu dan menjadikan dirinya bulan-bulanan.Grace hanya bisa berharap dirinya mampu memerah sperma dari sebanyak mungkin pria sehingga jumlah pria yang nanti menggaulinya tidak terlalu banyak. Dua buah penis menampari wajah Grace, mengenai pipi dan matanya.Hampir setengah jam kemudian jeritan Grace hanya tinggal erangan dan rintihan tapi Wan memperkosa Grace tanpa henti, terus bergerak makin cepat. Far yang di depan Grace memajukan penisnya mendekati muka Grace. Satu ayunan tamparan dari Jack membuat Grace tersentak terdiam.Diam!!! Di sisi jalan itu hanya ada beberapa rumah, tapi tampaknya semuanya kosong, mungkin belum dihuni.Baru kira-kira setengah jalan, beberapa sosok tubuh menghampiri Grace dari halaman sebuah rumah yang kelihatannya kosong.




















