Tak berhenti, Andre menjelajahi bagian atas tubuhku dengan tangannya.Kejadian ini berlangsung hampir 7 menit sebelum, Sherry berteriak kencang memperoleh puncak kenikmatannya. lo seneng dientot?!” bentak Lea lagi.“Iya Kak.. Semua pria yang ada disitu tergelak menahan ludah, menanti kejadian selanjutnya. Kuangkat kaki kiriku keatas meja, lalu kudekatkan selangkanganku ke selangkangan Sherry. Namun aku sudah tak sabar, dendam di dadaku terus membara ingin mempermalukan Sherry. tolong Sherry..” Sherry memohon dengan wajah pasrah, namun aku tidak perduli.Sama sepertiku, Tejo juga tidak perduli dengan permintaan Sherry. Tangan lodi menjelajah kedua payudara Sherry yang tergantung.Tiga orang itu sekaligus menikmati tubuh Sherry, tak bisa kubayangkan perasaan Sherry saat ini. Aku tak tahan lagi, kujongkokkan tubuhku hingga wajahku tepat menghadap vagina Sherry. Andre yang dari tadi diam, bergerak menggantikan Lea




















