Setelah itu kuberitahu Vie. Mukanya merah dan nafasnya memburu. Bokep Indo Terbaru Berisik sekali.. buka lagi bajunya. Dan akhirnya penisku menyemprotkan sperma yang sangat banyak dan berkali-kali ke dalam rahim Vie.Kami berdua jatuh berlutut di lantai sementara penisku masih bersarang di vaginanya.“Anget..” Vie menggumam.“Apanya?” tanyaku terengah-engah.“Sperma kamu, di rahimku..”“Emang biasanya dingin ya?”“Yang sekarang lebih..”Aku mengusap rambutnya, dan memeluknya dengan sayang. “Eaahh..” Vie menjerit keras.“Aah..iya..ah.. lebih kuat dari itu..” Vie setengah berteriak.“Jangan ngaco.. Seiring gerakan keluar masuk penisku di vaginanya semakin intens, Vie menggeliat.Aku lepaskan tanganku dari payudaranya, membiarkan kedua daging menggairahkan itu bergelantung bergoyang-goyang mengikuti sodokan penisku. Aku terus menyodok vaginanya mengabaikan tubuhnya yang lemas.




















