Dan teringat Felly. Buah dadanya yang berukuran sedang tapi padat, kuremas-remas sambil ia terus menghisap-hisap penisku yang semakin menegang.Kuangkat kepalanya. Bokep Itu saja. Jam 6 pagi aku meninggalkan rumahnya. Entah apa kurangnya gadis cantik ini hingga aku menyia-nyiakannya. Dengan mengenakan daster pendek jauh di atas lutut model tank top. Tidak juga. Selama pacaran dengannya, ia sama sekali tidak tahu kalau aku suka minum.“Sejak kapan kamu minum Rick?”
Aku tidak menjawab. Kami keluar di jalan Sunda terus menuju Thamrin. Hari yang melelahkan. Aku masih jauh dari garis alkoholik. Rumah Felly?Belum habis keherananku, tiba-tiba ada ketukan di kaca jendelaku. Selama pacaran dengannya, ia sama sekali tidak tahu kalau aku suka minum.“Sejak kapan kamu minum Rick?”
Aku tidak menjawab.




















