Mungkin karena hujan tadi jadi para mata keranjang yang biasa nongkrong di warung Anin pada males keluar. Bokeb Tante Anin menjerit sambil secara reflek memelukku.“Mas Rio.., tolong ambil handuk yang jatuh terus lilitkan dibadan tante” kata tante dengan muka merah padamAku jongkok mengambil handuk tante yang jatuh, saat tanganku mengambil handuk, kini didepanku persis ada pemandangan yang sangat indah, CD merah muda, dengan background hitam rambut-rambut halus disekitar mem3knya yang tercium harum. Setelah sampai diwrung tante Anin, terlihat warungnya sangat sepi sekali gak seperti biasanya yang sangat ramai dengan pembeli. Tanpa sadar aku terus mendesah nikmat, tanpa aku tahu, tante Anin sudah melepaskan lagi handuk yang kulilitkan tadi, itu aku tahu karena k0ntolku ternyata sudah digosok-gosokan diantara payudaranya yang besar itu.“Ough.., Tante.., nikmat Tante..,




















