Di leher jenjangnya terbelit syal bulu warna hitam, namun tidak menutupi belahan payudaranya yang terdesak ketatnya blazer yang dipakainya, hmmm kecoklatan, rupanya dia sering liburan ke pantai. Sama seperti di sini (Indonesia). Tanpa saya cerita, Kiko tampaknya bisa melihat kalau saya baru minum gila-gilaan, kerah saya saja belepotan alkohol. Hmmmm, yummy… totally fuckable! Dia sempat menanyakan kesehatan saya. Ternyata dia suka berlibur ke Kuta. 75 persen alkohol, tetapi reaksinya dia tidak mau tanggung jawab. Ternyata minuman iblis itu mulai bereaksi. Paling mereka diam, lagian kebanyakan tidak protes kok. “Iie, daijobu des yo!” jawabnya memaafkanku. Nah, ngapain lagi mereka ke ‘kurapu’ kalau tidak ingin digoda dengan cowok. Sambil jalan, saya berjoged sambil meremasi pantat gadis-gadis yang kulewati.




















