ehm ehm” Naya berusaha berbicara tapi malah tersenggal senggal
“Udah diam aja deh Ros jangan banyak bicara emut!”. “Ahh, aduh enak Koh, dasyat aargh ”
“Enak ya Go? “Aduh Koh A Cun, aargh masukin sekarang Koh jangan siksa aku lebih lama lagi hm? “Oouchh Naya kamu ini apa-apaan sih, kok main cakar-cakaran segala?”
“Oouh aash sorry, abis Naya nggak tahan sih ama sodokannya Mas yang begitu perkasa” bujuk Naya agar Pak angkoro tidak marah. Beralih ke ibu guru kita yaitu Naya Raya yang cuma bengong melihat permainan permainan liar di sekelilingnya. Dengan menggunakan mercy new eyes, A Cun membawa Naya meninggalkan kafe dengan santai tapi pasti mobil dibawa menuju ke arah daerah perumahan elit di daerah Dharmahusada.




















