Laki-laki yang baik itu tentunya sudah pingsan jika melihat adegan tadi, atau mungkin kabur menjauh. saya sudah komplain satu dua kali, tetapi tentu saja percuma. entahlah, saya tak pernah double check. Disaat saya keluar dari bandara, suasana jauh berbeda. ia yang biasanya baik pun tak begitu peduli kali ini. Apa yang sedang kulakukan? saya perlu membuka kesempatan bagi pria-pria lain untuk mendekatiku dong). saya akan ikut main kali ini. Adikku yang perempuan (masih ABG) kencan dengan pacarnya, hmm.. Dago! “Kalau pacarku tau, ia akan terbang ke sini & menembakmu.”So, inilah permulaan dari segalanya. Wajahnya biasa-biasa saja, tetapi bodinya oke banget, pantatnya terlihat padat berisi (later I found out bukan cuma pantatnya yang padat berisi).Setiap hari ia cuma ngantor beberapa jam & selebihnya lebih










