.., yaahh..masukkan pelan pelan lagi yaaa… agak dalam yaa.aahh., istriku mencoba menjawab dengan badannya terus menggeliat-geliat, sambil merangkulkan kedua tangannya di punggung Rudi.“Tante.., saya mau masukkan lagi…, yaa…, dan tolong katakan yaa…, kalau tante masih merasa sakit”, sahut Rudi dan tanpa menunggu jawaban istriku, segera saja Rudi melanjutkan tekanan penisnya ke dalam lubang vagina istriku yang terhenti itu, tetapi kali ini kocokannya dilakukannya dengan lebih cepat.Secara lembut tapi pasti, penis raksasa itu menguak dan menerobos masuk ke dalam sarangnya. Mungkin 5 orang aja cukup ya ma…masak mau nambah lagi?”Tanyaku.“Hmmm sebenarnya aku pengen coba berapa ya…hmmm. Tapi istriku masih belum puas, dia ingin bisa orgasme tidak terbatas. “Pa! Semakin lama semakin cepat….terkadang batangnya dikeluarkan dari vagina istriku, kemudian dihunjamkannya lagi.




















