“Mbak juga bagus, lubang surga Mbak sempit banget banget .., tapi benar Mbak sudah punya anak”, jawabku kembali dipuji. Pada hitungan tiga, saya menendang agak keras. “Saya tahu tempat itu pribadi dan bagus untuk ngobrol”, katanya sambil tersenyum. Tidak merasa lelah, kami berdua tertidur sambil memeluk dan kami kaget saat bangun tidur, nampaknya kami tertidur selama tiga jam. Ira sudah dapet Komik, belilah dua ya Mah”, potong seorang gadis kecil yang masih berseragam sekolah dasar. slow Ndi ..” Busyet saat kepalanya saja, susah masuk. “Ya Ndi .. “Oh, si sopir.” Kemudian kami mengobrol tentang fotografi, kami sudah lama berbicara sampai sakit dan mulut menjadi haus.Akhirnya Mbak bernama Maya mengajak saya makan makanan cepat saji di lantai bawah.




















