“Beli ini, Pak, beli ini, Bu,” kata anak laki-laki itu. Bokep Korea Baru satu orang yang beli.”
“Ya sudah. Tiap kali dia berkata begitu, dia selalu menyertakannya dengan merendahkan bahu. Sehabis menikmati dunia, anak-anak itu berpencar lagi, termasuk anak laki-laki yang kembali ke dekat tiang lampu merah. Tidak tampak rasa takut dalam dirinya. Malam semakin larut. Tapi tidak semua orang di jalan raya itu lucu. Aku selalu senang memperhatikan mesin-mesin yang berjalan angkuh itu. Tapi seperti yang aku katakan, aku tetap bertahan pada tempatku berdiri. Dia benar-benat ulet. Semoga berkah,” ucap anak laki-laki itu sambil menunduk-nundukkan badannya. Polos sekali. Sehabis menikmati dunia, anak-anak itu berpencar lagi, termasuk anak laki-laki yang kembali ke dekat tiang lampu merah.




















