kami saling memberikan rangsangan. Aku balikkan tubuhku. betapa kecewanya aku karena tidak melihat ada perubahan bentuk senjataku. Luar biasa! cucunya. kami saling memberikan rangsangan. Agak seret namun nikmat sekali. Kami istrirahat sejenak. betapa kecewanya aku karena tidak melihat ada perubahan bentuk senjataku. kami saling memberikan rangsangan. Luar biasa! dia memeriksa senjataku yang masih kaku. Lilypun tak kalah buasnya langsung mempreteli pakaianku satu persatu. Namun.. istriku mulai memancingku lagi. aku tidak puas dengan ukuran senjataku yang 17 x 4,5 cm. Wanita tercantik dan terseksi yang aku kenal. senjataku tau-tau sudah dioralnya. tadi kok Mama rasakan punya Papa jadi lain?”
“Apanya yang lain Mah?”
“Rasanya jadi tambah besar, panjang dan keras sekali!”Aku jadi bingung sendiri. ada yang bilang anaknya. Suasana damai terasa menyelimuti hatiku saat kakiku menginjak




















