IPK-nya disetiap semester hampir tak pernah dibawah 3,0. Om Ridwan berdiri. “Ih Om genit…”, Cinta menyubit pundak laki-laki paruh baya itu. Sebuah hubungan gelap dengan ayah dari sahabat baiknya sendiri.*************
Tak lama mereka berdua sudah berpindah dari cafe ke mall yang mereka tuju. Tapi sebagai gadis yang sudah makan asam garam, ia tahu pembicaraan ini pastilah basa-basi belaka. Detik itu juga Cinta merasa kalau langit telah runtuh diatas dirinya. Ada sepasang turis asing disampingnya terlihat sedang menyelesaikan pembayaran untuk check out. “Udah lama nunggu? Dimata Om Ridwan, Cinta adalah sosok gadis muda yang baik dan cerdas. Ekspresi wajah gadis cantik itu terlihat berubah tegang. Termasuk juga kepada beberapa laki-laki yang berada di kosan tersebut. “Ya gitu deh Om”.




















