“ tetap tak ada jawaban“gerbang..gerbang….apa ada masalah….??” Penjaga gerbang pun tak menjawab.“gimana sam..?? Miskha mencoba membuka mata , ia mengerjapkan matanya beberapa kali agar bisa melihat jelas. Tekin berlama lama memandangi Donita , bukan untuk memastikan keamanannya melainkan sekedar menikmati kecantikannya yg bagaikan putri salju. Tetapi mengabaikan rasa sakitnya , ia segera memungut kembali pistolnya yg terjatuh dan bergegas menuju kamar Donita. Taksi mereka saat itu sudah hamper sampai di rumah pak Mahmud , tetapi ternyata disana sudah banyak polisi dan kerumunan orang yg ingin tahu. Rasa takut sempat terbersit melintas di hati Herman , tetapi saat teringat jika Donita tengah digeraygi oleh para penculiknya , ketakutan itu langsung sirna.




















