Tak apa-apa jika Anda mengatakan kepada mereka bahwa Anda sudah memiliki anak, atau saat itu Anda sedang hamil, dan sebagainya.3. Jangan pernah mengancam. Antara Anda dengan pasangan tetap (suami) Anda. Setelah teman kencan Anda mengalami klimaks, penisnya masih tertanam di dalam tubuh Anda dan masih terus menyemprotkan sisa-sisa sperma hasil percintaan Anda berdua. Ceritakanlah dengan jujur siapa saja teman kencan Anda, kapan saja Anda berkencan dan berhubungan seks dengan mereka. Lain halnya jika calon teman kencan Anda itu seseorang yang belum Anda kenal. Tentu saja Anda tak perlu ‘melaporkan’ setiap kencan Anda kepadanya. Juga antara suami Anda dengan lelaki-lelaki lain itu. Selalu pertahankan hubungan Anda yang utama, yaitu dengan suami Anda. Lakulanlah ini terutama pada saat-saat Anda selesai disetubuhi oleh teman kencan Anda.










