“Kita cari tempat istirahat aja mas. Film Porno Dimulai dengan menciumi bibirku ganas lidahnya mulai turun hingga melumat – lumat puting dadaku. Sempat juga kutangkap lirikan mata pemuda – pemuda tanggung yang sering mencuri pandang kearah Ibu Rina sambil tertawa kecil dengan rekan disebelahnya. Aku tidak dapat mendengar apa cerita mereka hanya terkadang kutangkap suara berbisik saat aku sedang berada di ruangan depan sambil menonton televisi dan mereka di dalam kamarku berdua – duaan kemudian mereka tertawa terbahak – bahak. Gaaaassss ppppooooollllll…..” “Ga tau. Aku pun tak tahan lagi mendapatkan serangan mendadak seperti itu, apalagi memang puncakku sudah di depan mata. Matahari tidaklah terik benar. Aarrrrgggghhhhh….. Kaya gimana sih jantannya mas. “Loh, Mba’ nya kemana mas Ady?”. Tak lama kemudian istriku pulang dengan anak sulungku




















