Melihat Nanang semakin menegang, Tante Rani tersenyum dan mempersilakan Nanang untuk meminum susu yang dituangkan di dalam gelas itu.Ketegangan Nanang semakin memuncak dan Nanang tidak berani kurang ajar pada tantenya meskipun tahu bahwa tantenya segaja memperlihatkan kemulusan pahanya itu. Nanang berusaha menetralisir batang kemaluannya agar tidak terlalu tegang.“Tenang ya jago, nanti kamu juga akan menikmati kepunyaan Diah cuma tinggal waktu saja. Memang di lantai dua itu ada empat kamar dan tiap kamar terdapat kamar mandi. Meskipun Tante Rani telah yang berumur Kira-kira 35 tahun tapi kelihatan masih seperti gadis remaja.“Nah, itu Diah,” kata Tante Rani sambil membawa Nanang ke ruang tengah.




















