“Ehm.. Kesal karena baru sadar kalau dua orang lelaki ini tadi juga telah ada saat aku duduk di closet. “Eh nggak bu.. Seragam satpam-nya telah berganti polo shirt dan di tangan kirinya ada tas kecil yang pasti berisi seragam satpamnya.“Oh tidak.. Pikiranku kembali terbayang pada kejadian paling menghebohkan yang kualami hari ini. Sekarang tinggal menunjukan padanya secara eksplisit.“Kenapa.. “Iya bu.. Aku kemudian membuka kedua pahaku dan menginjakkan kakiku di pegangan kursi tempat Bramanto duduk.“Tolong lepaskan stokingnya” ujarku memerintahnya.Rupanya suaraku dalam keadaan seperti ini membuat Bramanto seperti terhipnotis sehingga tanpa basa-basi lagi dia menuruti permintaanku. Segenarnya sih nggak juga.. Tanpa di suruh dia langsung mengangkat kaki kiriku dan mulai menciumi betis-ku. Tangannya menelusup ke balik rok-ku dan menarik pantyhose yang kukenakan.




















