Kali ini Rara tidak terlihat tegang seperti waktu yang pertama. “Dulu..” jawabnya singkat. Video bokep Matanya kelihatan merah sekali.“Ra, kenapa nih ada disini ? “Iya Yan..” jawabnya lemah. “Tapi Ra, kita kan beda” jawabku. “Mau bilang apa coba aku sama keluargaku Yan, aku malu banget” lanjut Rara menangis.“Ya mo gimana lagi Ra, masalahnya emang berat banget” kataku kemudian memeluk dia. “Ra pake bajuku aja deh, baju kamu kan dah kotor dipake perjalanan” kataku sambil memberi Rara bajuku yang paling kecil dan celana pendek berkaret. “OK deh” jawab Rara yang kemudian beranjak masuk ke kamar, sebelum masuk dia sempat ngelambain tangan ke aku sambil tersenyum. Bukannya kamu di jakarta ? Sepertinya Rara sangat menikmati elusanku, kemudian dia memagang tanganku dan mengarahkan tanganku agar meremas-remas payudaranya.




















