Lama kami berciuman… tapi bagiku lama dan sebentar bukanlah ukuran untuk menghanyutkan korban… melainkan kwalitas dari ciuman dan aliran emosi yang terkandung di dalamnya… ” Mhhhh…. hhhhheeeeeeeechhhhhhhhhh…..emmmmmm……. Kabag mulai menengok ke dalam… blleeeeeeeessssssshhhhhhh semuanya sisa meriam aku benamkan pada tusukan kedua… pelan sambil kupeluk Ditha… aku goyang pelan sekali…. “. ” Gile… lemes gue udah dua kali…. ” Eeemmmmmhhhhhhhhhh…. ” Kasi unjuk Joss… biar mereka tau ” lanjut Andi lagi… Akupun datang menghampiri mereka yang sedang pada pose duduk di lantai, aku berdiri pas di depan mereka…. aaaaaaaccccccc…. ” Okay sini aku bantu ” aku mulai ngelus dadanya karena ada bagian yang menggelembung isi angin… khan jadi toketnya ngga’ kelihatan becetak di kaos… sambil neken… aku rasakan rabaan di dadanya dan walau dingin




















