Setelah mengenakan kembali pakaiannya Alay melangkah keluar dari dalam kamar Kakaknya dengan membawa perasaan campur aduk antara bahagia dan kepuasan yang tidak dapat di ucapkan dengan kata-kata maupun tulisan, begitu juga dengan perasaan Melissa yang bercampur aduk antara menyesal, takut dan kepuasan yang dia dapatkan.,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,,, “Kata Melissa yang kemudian duduk di samping Alay yang tampak masih ke bingungan,
” Ternyata tadi hanya mimpi!!! Bokep Family “
” Bosen Kak main terus … sekali-kali diam di rumah, “
” Ya … baguslah kalau begitu “Jawab singkat Melissa,
Beberapa saat kemudian mereka berdua tanpa telah di sibukan dengan pekerjaan mereka berdua, sesekali Alay memperhatikan selangkangan Kakak iparnya yang sedikit terbuka, sebenarnya Melissa telah menyedari kalau Alay sering melirik kearah kangkangnya, tetapi anehnya di dalam dirinya tidak ada penolakan terhadap tingkah Adiknya











