Penny’ku. Veggy’nya dengan jariku, menjilati sekujur bagian dagu. Tanganku mulai merogoh ‘Ms. ” Aku suka kok !” Bisiknya lagi.Tidak mau ketinggalan aku merogoh celana olah raga yang dipakai Anisa. Anisa minta istirahat dan berteduh di sebuah pohon sangat besar. Seluruh pakaian bawaan Anisa basah kuyup, aku hanya punya satu jaket parasut di ransel. Pengalaman banget dia ? dia rupanya sudah melepas celana dalamnya sedari …
tadi.Karena remang-remang aku sampai tak melihatnya. Aku telanjang bulat, karena baju kami sedang kami jemur ditepi sungai. Kami tersesat di tengah hutan lebat.Tanpa sadar Anisa saking kedinginan dia memeluk aku. Dia menyodorkan uang dua lembar lima puluh ribuan, aku menolaknya, biar aku saja yang membayar Taxi itu.




















