Pernah sekali, Nick nekat menelpon walaupun Tessa sudah bilang bahwa Ia tidak ingin dihubungi dan akibatnya Tessa marah besar.Nick masih ingat mereka bertengkar hebat dan tidak saling berbicara selama seminggu. Susan hanyalah sebuah nama tak berarti baginya.”Bilang sorry sama Susan. Hatiku pun sakit, sakit sekali. Get inside of me, please O AAAAHhhhhhhhhhhhh,” tiba tiba kedua paha Susan menjepit kepala Nick dengan kuat, tangannya mengepal mencari pegangan di rambut Nick, pinggulnya terangkat tinggi, tubuhnya bergetar hebat menyambut gelombang orgasme yang menghantamnya dengan sejuta kenikmatan. Lidah Nick akhirnya sampai ke daerah kewanitaan Susan.Daerah bukit kemaluan yang menonjol itu bersih tanpa ada rambut.




















