“Re memek loe rapet banget?, jangan-jangan kamu masih perawan lagi?” Ku tanya mengintrogasi. Maksud loe?”
“Serius memek loe Jimnanya bagus banget deh, merah merah gimana gitu..”
“Iiihhh,, ngga merah juga kali,, mau liat aslinya ngga?” Dia menantangku.! “Re kamu nungging aja lah biar lebih enak..” Ku bilang saja padanya. Dan mukanya sekarang merah padam, toketnya juga berbintik merah dan berjeplak tanganku yg meremasnya mulai kasar.“Re mau lanjutin sampe mana?” Aku menyela desahannya. Jimnanya bagus?? dia tak komentar apapun hanya pasrah dan menahan rasa nikmat yg luar biasa itu, selang 20 menit dari sodokan pertama yg tdk berhasil masuk Rere sudah orgasme untuk yg kesekian kali, namun dia kewalahan menghadapi aku karena aku belum juga mencapai puncak.Tetapi tak lama kemudian setelah aku mulai memainkan putiing toketnya










