hh.. Memang, Doni bercerita bahwa Windy merupakan rebutan cowok-cowok di kampusnya (baik di Jakarta maupun Surabaya). andaikan kamu mau mandi bersamaku di sini.. Aku pulang dulu deh ya No.”Yaahh.., sebentar banget aku sempat ketemu dengan Windy, pikirku.:((Kemudian Windy keluar menuju motornya. Aku menginginkannya!”, kata Windy sambil terus meraba-raba dan meremas penisku.“hhmm.., Windy.. Seakan-akan Windy adalah pacar saya sendiri (apa karena Doni dan saya kembar, jadi saya merasakan hal ini ya?). selalu membayangkanmu dalam setiap onaniku. Tapi kami berjanji untuk bertemu lagi esok hari, karena kami berdua masih ingin melanjutkan hubungan yang “tabu” ini.,,,,,,,,,,,,,,,,, keras.. Setelah setahun kuliah di Jakarta, Doni & Windy tidak betah, dan akhirnya mereka berdua pindah ke Surabaya (di universitas & fakultas yang sama).Ketika pertama kali saya bertemu dengan Windy,




















