ahh.. kalau kamu emm.. emhh.. Teh Shara mau? Kupercepat gerakan jariku didalam kemaluannya.Ohh.. Beberapa saat kemudian Teh Shara ingin klimaks lagi, wajahnya memerah, tubuhnya menggelinjang kesana kemari.Ahh.. Kemaluanku mudah saja memasuki kemaluannya karena sudah sangat basah dan licin. terruss.. Cairan hangat menyiram kemaluanku dan kurasakan dinding kemaluannya seakanakan menyedot penisku begitu kuat dan akhirnya akupun tidak kuat dan croott.. Ketika lidahku menyentuh kelentitnya, ia mendesah panjang dan tubuhnya menggeliat tak karuan dan tak lama kemudian tubuhnya bergetar beberapa kali, tangannya mencengkeram sprei dan mulutku di penuhi cairan yg keluar dari liang keperempuanannya.Ohmm.. tanya Teh Shara.Lalu aku naik dan tiduran disampingnya. Terdengar suara Teh Shara dari luar.Ya Teh, silakan kataku sambil berpikir mau apa dia.Teh Shara masuk kamarku lalu kami duduk di tepi ranjang.




















