saya percaya dan saya tidak akan protes, terserah Aki melakukan apa saja terhadap tubuh saya ini, yang penting semua keinginan saya tercapai, Dewi meyakinkan Ki Jaya bahwa dirinya sudah pasrah dengan apa yang dilakukan oleh Ki Jaya.Baiklah, saya akan memulai ritual yang kedua, ritual ini akan memenuhi semua keinginan nak Dewi menjadi kenyataan, tapi sebelum saya mulai, lebih baik saya menyuruh, supir untuk masuk, kasihan dia daripada ngintip diluar nanti jadi bintitan mendingan duduk disini bisa langsung menyaksikan tubuh nyonyanya ini, hehehehehe, kata Ki Jaya sambil tertawa terkekeh-kekeh. Dewi hanya mengangguk kagum, dan tersenyum dengan manisnya. Dewi melihat Yono mulai melucuti pakaiannya satu-persatu dan ia melihat penisnya Yono sudah berdiri dengan gagahnya. Lalu kakek tersebut mempersilahkan Dewi untuk duduk di bale bambu yang




















