Kalo mengingat kejadian itu memang menggelikan sekali. Namun Lidya tak manja dan bisa mandiri. Entah kenapa, tiba-tiba saja dadaku berdebar menggemuruh Dan ada suatu perasaan aneh yg tiba-tiba saja menyelinap di dalam hatiku.Sesuatu yg sama sekali aku tak tahu apa namanya, Bahkan seumur hidup, belum pernah merasakannya. Tante Amanda dan Oom Joko juga berpakaian seperti mau pesta. “Bobby”, sahutku tetap dgn nada bangga.Tante Amanda meminjamnya sebentar untuk berjalan-jalan. Seakan-akan dia tak percaya dgn apa yg ada di depan matanya. “Iya, Tante”, sahutku.Dan memang tepat jam tujuh malam aku datang ke rumah Lidya. Saat itu pandangan mataku jadi nanar dan berkunang-kunang. “Cium dan peluk aku..”, bisik Lidya.Aku berusaha untuk menuruti semua keinginannya. Dan juga anak terakhir. Perlu diketahui, aku memperoleh anjing itu dan Mas




















