“Duduk sini, Aryo”, kataku sambil menarik tangannya. Aryo menjerit tertahan. Bokep Japan Sepertinya karena aku makan sambel tadi sore, pikirku. lumayan juga Den, mau dong semalem”, bisik Reza. Aku mencium bibirnya yang merah, sekali, ia diam saja.Ketika kucium bibirnya untuk kedua kalinya, Aryo membalas, kaku. Ia hanya berkata tidak apa-apa. “Lho, apa hubungannya dengan saya?” tanya Aryo. Kalo Aryo nyesel, Mas Deni minta maaf, kejadian ini bener-bener sebuah kecelakaan.”
“Ngga pa-pa kok..” jawab Aryo.Lalu ia terdiam sesaat. “Mas Deni tahu Aryo bohong, sekarang cerita kenapa? “Begitu lho, Den!” kata Tante Ida, “Soalnya dari anak-anak yang kost di sini, kamu yang paling sering di rumah, dan juga kamu yang paling lama di sini, kamu sudah Tante anggap seperti kakaknya Aryo.”
“Ah, Tante ada-ada saja”, kataku.




















