Entah bagaimana awalnya namun yang aku tahu lelaki itu sudah menindih tubuhku dengan tanpa busana. Aku mau berteriak tetapi tiba-tiba tangan kanan Pak Toyo menutup mulutku. Gairah itu begitu memuncak dan menggebu-gebu itu datang secara tiba-tiba menyerang seluruh tubuhku.Samar-samar kulihat wajah Pak Toyo menyeringai di atasku. Tetapi aku tetap berusaha bangkit dan dengan tertatih-tatih berjalan ke kamar mandi. Aku menikmati dengan sungguh-sungguh, Luar Biasa!Pada akhir permainan Pak Toyo terlihat amat puas dan begitu juga aku. Bahkan kadangkala bila dua atau tiga hari saja Pak Toyo tidak datang menjengukku, aku merasa kangen dan ingin sekali merasakan jamahan-jamahan hangat darinya.Perasaan itulah yang kemudian membuat aku semakin tersesat dan semakin tergila-gila oleh “permainan” Pak Toyo yang luar biasa hebat. Namun karena malu, aku tak berkata apa-apa




















