Kemudian ia melanjutkan, “Kamu tahu maksud kedatangan Dika tadi sore. Aku kini benar-benar bugil tanpa tersisa pakaian di tubuh ku.Dika tertegun sejenak memandangi pesona tubuh ku, yang masih bergeliat-geliat melawan rangsangan yang mungkin diakibatkan obat perangsang yang disuguhkan di dalam minumanku. Kuraih minuman tersebut, dan mulai kuminum secara dikit demi sedikit sampai habis, memang benar beberapa saat kemudian aku merasakan tubuh dan pikiranku agak tenang, rasa gorgi sudah mulai menghilang, dan aku juga merasakan ada aliran hangat yang mengaliri seluruh syaraf-syaraf tubuh ku. Mas Ajik mengangguk-angguk mendengarkan ucapakanku. Kemudian ia melanjutkan, “Kamu tahu maksud kedatangan Dika tadi sore. Dengan lembut Dika menarik tanganku memasuki ruangan kamarnya. Aku kehilangan mas Ajik suamiku yang dulu sangat perhatian dan sangat romantis.Namun aku tak menyalahkan mas Ajik,




















