“Aahh…bapak bisa aja deh…” jawabnya sambil tersipu malu.Tak berapa lama dia permisi ke kamar mandi, bagitu dia masuk ke kamar mandi aku langsung menyusulnya ke depan pintu kamar mandi dan begitu dia keluar dari kamar mandi aku rangkul pinggulnya dia hanya tersenyum manja, aku dekap tubuhnya sambil kubisikan kata di telinganya,“Aku suka kamu Kinan, aku sayang kamu, aku kangen kamu”
“Kan aku sudah disini pak berdua sama kamu, terus kamu mau apa?” jawabnya berbisik. Terdengar nafas Kinan mulai tak beraturan. Terdengar nafas Kinan mulai tak beraturan. Dia hanya diam
“Tanganmu mulus sekali Kinan” lanjutku merayunya. Kuarahkan dengan tanganku kemaluanku kearah bibir tipisnya. Lalu aku buka resletingku dan kukeluarkan kemaluanku yg sudah menegang, kupandu tangannya agar menggenggam kemaluanku dan mengocok pelan.Kuturunkan celanaku sampai bawah sambil tangan




















