Doni dan Robby menyaksikan atraksiku dari jarak dua meter. Lia sifatnya sangat lembut, dewasa, pendiam dan keibuan. Aku melihat Doni dengan sangat kasar meremas-remas buah dada Wulan. Tapi tiga bulan berikutnya Wulan menghubungiku dan dia dengan memohon meminta aku bertanggung jawab atas kehamilannya. Peristiwa ini kembali menguak kenangan buruknya. Saat itu kelompok kami (4 lelaki dan 2 perempuan) melakukan pendakian gunung. Aku tidak tahu apa yang akan diperbuatnya.Ternyata Robby hendak melakukan anal seks. Kontan penisku bangun.Robby memerintahkan aku dan Doni memegangi kedua tangan Wulan. Ini terjadi kurang lebih lima tahun yang lalu (tepatnya tanggal 31 Desember 1995). Doni dan Robby menyaksikan atraksiku dari jarak dua meter. Lalu dia mencoba menarik T-Shirt Wulan ke atas. Tapi tiba-tiba timbul rasa kasihan dalam hatiku. Dalam keremangan




















