Aku akan menjadi ayah untuk anakmu”Miranda hanya bisa menangis terisak-isak. Aku mesti ke kantor nich.. Lepaskan aku.. Yach begitulah ceritanya.“Mmmpphh.. Aku jadi sangat tidak ingin melepaskannya.. Perkosa aku dong..” Aku lihat Miranda tidak sedang pura-pura; nyaris seminggu dia disekap di apartemanku membuatnya ketagihan dengan gaya pemerkosaanku.Sekali ini untuk pertama kalinya aku ‘memperkosa’nya dengan foreplay, he he he mana bisa begitu ya.. Aku sangat bernafsu saat melihatnya tertidur pasrah terikat di kamarnya. Belum lagi pakaiannya yang tertutup tapi terbuka. Payudaranya yang berukuran 36B itu.. Sadar Miranda bahwa dia diculik olehku, matanya menunjukkan kebencian dan kemarahan namun hanya mmpphh.. He he he perlu modal juga nich untuk melakukan pendekatan, sehingga diam-diam aku bisa setiap hari menelponnya untuk ikut main valas.Pada suatu kesempatan yang baik, aku




















