. . .” bunyi dari irama cinta kami .Tak lama kemudian Meida mengejang tubuhnya .“Ahh . enak sayang masukan semuanya dong . . . . Diett . . ohh . . . Dengan sedikit berdebar aku berjalan kearah mereka . . . sapa nama kamu tadi “?Yg aku lanjutkan menyebutkan namaku sendiri“Adietya .”Kemudian Meida melanjutkan kalimatnya yg terpotong tadi ,“Thanks ya diet atas lagunya , aku begitu bahagia malam ini , karena lagu yg kamu bawakan untukku tadi .”Aku hanya tersenyum kecil sembari berkata ,“Aku juga suka kok lagu itu Mei. Dengan pelan kembalikujulurkan lidahku ke tepian memek Meida yg ternyata berbulu lebat hitam lebat .Jilatankulanjutkan mengitari daerah antara anus dan memek .“Slurp . Perlahan aku bimbing Meida untuk berpose merangkak beralaskan gaunnya




















