Tapi ternyata sangat sulit. Bersandar di sofa, aku pun tertidur. Bokep Kamu kalau tidur, kalau ada yang jahil, kerasa gak? Anak seumurku kan lagi pengen-pengennya. Oh ya, bibi tidak pernah menyentuh langsung burungku. Oleh sebab itu, sejak kecil kami telah banyak ditolong oleh saudara-saudara ibu yang lain. Aku sempat cepat-cepat menarik kontolku, takut tersenggol. komentarnya.Iya, Bi. tanyaku tak mengerti.Burungmu jadi tambah gede! Begitu juga dengan bibi. bibi mengacak-acak rambutku. Saat menikah, paman sudah berusia sekitar 34 tahun. tanyanya.Aku mengangguk, Cuma sekali, Bi. kata paman, matanya tampak menerawang. bibi melambaikan tangannya yang lagi memegang serbet.Aku pun mendekat. Dia menyapaku. Kunikmati saja segala sentuhannya.Kalau bibi sudah berani berbuat sejauh itu, aku malah tidak berani sama sekali.













