Lidahku tetap menggesekgesek sela pahanya. Sambil menggendong tubuhnya, aku angkatangkat. Bokep barat Lucu juga, batinku.Kukeluarkan telpon genggamku membaca lagi beberapa sms dari mereka setelah kami turun gunung dan bertukar nomor telpon. Dalam perjalananku kembali ke Denpasar, aku kesulitan menemukan bus yang berangkat malam. Aku yang masih di atas tubuhnya langsung bangun. Aku mau katakan isi hatiku tapi tertahan karena keadaannya yang sedang shock berat. Semua lakilaki yang telah memesan perempuan melalui dia, aku harus layani. Mbak sendiri siapa? Kuletakkan di bahuku. Ratih kembali mengencangkan jepitan kakinya di pinggangku. Rambutnya panjang tapi awutawutan. Satu kamar single agar lebih murah. Perlahanlahan mataku mulai menutup dan aku hanya mendengar suara hirukpikuk kendaraan yang lewat di depan terminal.Di antara alam sadar dan bawah sadarku, aku dikejutkan dengan suara jeritan




















