entah apa yg ada di benak mereka ketika melihat ku, pujian dan sapa an manis selalu mereka lontarkan kepadaku. tak lama rian menggandeng tanganku dan membawaku ke dalam mobil yg dibawanya,sesampai di dalam tanpa basa basi lagi rian melumat bibir ku yg merah di lipstik, sambil meremas dadaku. ” seberapa mahalnya sech mbak” sambil mengeluarakan lembaran merah. ” telan donk mbak sperma ku hhe” pintanya. ” iya mbak , tapi baju mbak buka juga donk mbak rian penasaran sama body mbak” jawabnya. tak berapa lama nafsu gila nya pun menjadi-jadi, tanganya beraksi kesana kemari dan meremas dada ku. duuhh nekat juga neh bocah pikir ku.










