Si bapak biasa ja melihat ada aku. “Kamu mo aku suapin juga Sin”, tanya si bapak sambil tertawa. mm.. aku mau keluar nihh.. Aku cuman ngegeleng ja. “Iya demo kenikmatan”. “Ya pak, pa kabar, kok bisanya ada dimari”. Ya mo bilang apa, dari segi materi terpenuhi tapi segi yang satunya lagi enggak. Nia makin agresif mengelus badanku.Aku malah diciumnya di bibir dengan penuh nafsu. “Iya demo kenikmatan”. Desahannya itu semakin membuatku kehilangan akal, tanpa pikir panjang kumasukkan jariku ke dalam liang memeknya, dan..“Bles..” terasa liang memeknya masih rapat. Aku hanya diam saja. Istri pertama, kedua, kedtiga dst ya kerjaan lah. “Ya pak, pa kabar, kok bisanya ada dimari”. Si bapak ikutan nonton, duduk diseberang kami berdua. Kukenakan cd, beha, rok mini, dan t










