fiksi ilmiah Jilbab yg lagi Viral Part 1: waktu, teknologi, dan paradoks. Kuat di ide, visual slick. Minus: eksposisi berat. Untuk pecinta ide. Klik untuk mulai.
“Sepertinya Bapak sudah nggak kuat..”Dia ingin melepaskan genggaman tangannya di selangkangan Pak Chandra, namun gagal karena lelaki itu keburu meremas-remas buah dadanya gemas.Pak Chandra memutar-mutar putingnya, lalu meremas lagi buah dada yang berukuran besar itu. S-saya sudah nggak tahan..”
Dia mengejar bibir Pak Chandra dengan rakus, membalas setiap lumatannya dengan desah napas memburu.Sambil tangannya tetap bekerja di buah dada Sari bergantian, Pak Chandra mulai bergerak naik-turun menggenjotkan tubuhnya. Tapi, mengapa..? Saya nyerah deh..”“Ayo minta ampun..” kata Pak Chandra dengan senyum penuh kemenangan
“Iya, Pak. memekmu benar-benar menjepit keras, Sar!” pekik Pak Chandra takjub. bahkan sampai menyemprot ke muka Pak Chandra yang masih terus menghisap nakal.“Ughh.. Dia hanya bisa menegang kaku, lalu tubuhnya yang lemas jatuh berdebam ke atas ranjang.Pak Chandra tersenyum memandanginya, dengan tangan terus




















