Akhir-akhir ini, kami memang jadi sering membicarakan soal cowok. Erik kembali menciumiku, kali ini dia meremas payudaraku sambil menghisapnya. Bosan dengan posisinya, Erik membalikkan posisi tubuhku menjadi telungkup. Kenapa? Erik kembali menciumiku, kali ini dia meremas payudaraku sambil menghisapnya. Dia pun menahan tanganku yang terikat dan mendekatkan bibirnya ke bibirku. “Seperti boneka..”
Aku yakin sekali dia bergumam [“..boneka yang aku idam-idamkan”]
Lalu dia melepaskan wajahku dan langsung meninggalkanku begitu saja.Sehari setelah kunjungan itu, Erik bersama temannya itu kembali mengunjungi yayasan, untuk mengadopsi diriku. Aku tidak mau bergerak juga, seolah-olah aku sengaja ingin ditemukan oleh Erik. Tubuhku masih bergetar. Tubuhku masih bergetar.




















