Ana tiba tiba bereaksi saat Panji akan menarik lepas bra adiknya. “baik Ana…sekarang kamu berdiri dan buka seluruh pakaianmu ” perintah Panji. saya mohon..!!! dengan perlahan t-shirt Tika ia singkap ke atas , memperlihatkan perut rata gadis manis itu dan terutama toket yg putih bersih masih terlingkupi oleh bra , kedua bukit itu terguncang guncang karena isakan tangis Tika.“kakak…” rintih Tika perlahan seolah meminta pertolongan Ana saat Panji begitu asyik membelai perut rata Tika , dan meremas toket yg masih tertutup bra. “baik Ana , kamu sekarang merangkak kemari , cepat!!!” perintah Panji
meski merasa terhina , Ana dengan patuh merangkak mendekati Panji yg sedang melepaskan celananya sendiri, Tika memalingkan muka saat kont0l Panji terbuka tanpa penghalang jelas sekali ia merasa risih.




















