Saat itu Ema memang hanya mengenakan tangtop dan celana pendek, huh.. akhirnya kami pun masuk ke dalam rumah. padahal kami berdua sudah periksa ke dokter nggak ada masalah sama-sama subur dua dua nya masalah di ranjang jg nggak ada masalah” katanya
“Sabar Gus mungkin belum rejekinya” sahutkuTiba-tiba aku teringat dgn ide gilaku tadi akupun mulai memnacing mancing Bagus.“Gus tanya nih dulu sperti apa perasaanmu sama Ema” tanyaku
“Kenapa Ky kok nanya gitu” katanya sambil tersenyum. Nikmatnya memek Indri berhasil menjebol pertahananku. penis mas jg”
“Ulang lagi sayanx” godaku
“Penis mass”
“Iya kenapa sayanx heee…”
“heee… nimatnya sampai ke perut”
“Mass… Indri dah mau kelua lagi..”
“Nikmatiinn… nikmatin aja sayanx” kataku kepadanya. curang kamu dek”Indri cuma mengerlingkan matanya ke arah Bagus, tak kusangka wanita alim seperti Indri Binal jg.“Slurrrppphh… hmm..




















