Aku sudah cukup terampil, karena pada setiap kesempatan, aku selalu merias diri di kamarku. Spermaku sendiri sempat 2 kali tumpah. Sebenarnya aku tidak memintanya, dan aku memang tidak akan pernah memintanya, karena saat-saat seperti ini bagiku merupakan saat untuk mengekspresikan diri sebagai waria seutuhnya, bukan untuk uang. Kemudian Koh Abong mendorongku ke ranjang, uuhh.., dia menyergapku, menyerangku, menerjangku, meradang.., rasanya Koh Abong ini sangat.., sangat memujaku.. Rok yang kubeli dan kupantas-pantaskan ke tubuhku saat berada di depan cermin di tempat kostku di Jakarta Barat. Sepatu dan rok jeans kulotku ini benar-benar mengubah penampilanku. Bella memintaku ikut bersama-sama minum, tetapi aku meminta maaf tidak dapat berpartisipasi, karena aku harus sampai di hotelku sebelum pukul 3 pagi. Aku yakin bahwa hal ini juga akan menjadi










